SUBANG — Sebanyak 26 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sutaatmadja, Subang, diberangkatkan untuk mengikuti Program International Certified Internship Program (ICIP) di Taiwan selama enam bulan. Program magang internasional tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di luar negeri sekaligus meningkatkan kompetensi menghadapi persaingan global.
Pelepasan peserta magang berlangsung di kampus STIE Sutaatmadja pada Kamis (5/3/2026) dan dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi bersama jajaran pengelola kampus serta orang tua mahasiswa.
Sekretaris Yayasan Sutaatmadja, Daeng M. Ma’mur Thahir, mengatakan program tersebut dirancang untuk membuka akses pengalaman kerja internasional bagi mahasiswa. Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman profesional, tetapi juga pelatihan disiplin kerja dan adaptasi di lingkungan global.
“Tahun ini ada 26 mahasiswa yang mengikuti program magang bersertifikat di Taiwan selama enam bulan. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal penting bagi mereka ketika memasuki dunia kerja,” ujar Daeng.
Ia menambahkan, program magang luar negeri masih jarang diikuti oleh perguruan tinggi daerah. Karena itu, pihaknya mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal.
Selain memberi pengalaman kerja, program ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai budaya kerja internasional serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi persaingan global.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menilai program tersebut menjadi langkah positif dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktik di dunia kerja.
Menurutnya, kesempatan magang di luar negeri dapat membantu mahasiswa memahami standar kerja internasional sekaligus mengasah kemampuan adaptasi dan profesionalisme.
“Pengalaman seperti ini penting untuk membangun daya saing generasi muda. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga mendapatkan pengalaman kerja langsung di lingkungan internasional,” kata Agus.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar sekaligus menjaga nama baik daerah dan institusi pendidikan.
Program magang internasional tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya memperluas peluang mahasiswa daerah untuk mendapatkan pengalaman global serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Subang. (clue)

