Wabup Subang Datangi Dirjen Migas, Dorong Pengembangan Jargas Subang

Sumber foto: (Asep/DOKPIM)

JAKARTA – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi melakukan kunjungan kerja ke kantor Dirjen Migas Kementerian ESDM di Gedung Ibnu Sutowo, Jakarta, pada Senin 17 November 2025. Kunjungan berlangsung di Gedung Ibnu Sutowo yang menjadi lokasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi tersebut pada hari itu juga.

Kunjungan itu bertujuan menggelar audiensi rencana pengembangan jargas rumah tangga dari APBN 2026 bagi masyarakat Kabupaten Subang guna pemerataan energi.

Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi bertemu langsung dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswandono.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Migas menyambut Pemerintah Daerah Subang bersama PT SEA dan TP2D untuk membahas rencana jargas rumah tangga. Pertemuan tersebut berlangsung produktif karena seluruh pihak menunjukkan komitmen kuat mempercepat pengembangan jaringan gas bagi masyarakat Subang pada tahun mendatang.

Pada tahun 2025, Direktorat Migas mengelola berbagai program pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia. Salah satu fokus utama yaitu pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga melalui Program “1 Juta SR” sebagai solusi energi.

Program ini menjadi inisiatif pemerintah yang berupaya menyediakan akses gas terjangkau bagi masyarakat melalui sambungan rumah di berbagai wilayah.

Wabup Subang Tekankan Kelayakan Daerah Penghasil Migas untuk Dapatkan Alokasi Jargas Lebih Besar

Sumber foto: (Asep/DOKPIM)

Agung Kuswandono menyampaikan bahwa untuk Kabupaten Subang, program sambungan rumah yang telah berjalan perlu memperluas jangkauan ke lebih banyak wilayah.

Dirjen Migas menilai, potensi Subang sangat besar dan layak mendapatkan dukungan lanjutan dalam pengembangan jargas.

Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengusulkan penambahan jargas untuk rumah tangga.

Ia menegaskan bahwa Subang merupakan daerah penghasil migas dengan produksi mencapai 80 MMSCFD, sehingga sangat layak mendapatkan peningkatan alokasi jargas pada tahun 2026 dan 2027.

“Harapannya, mudah-mudahan tahun 2026 dan 2027 bisa dikabulkan penambahan bantuan jargas, meskipun pengajuannya dilakukan di akhir 2025 melalui berbagai proses. Paling tidak, harapan ini kami sampaikan untuk penambahan jaringan gas di Kabupaten Subang untuk tahun 2026 dan 2027agar masyarakat Subang semakin luas mendapatkan akses jaringan gas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Subang dalam waktu dekat akan memiliki sejumlah kawasan ekonomi khusus seperti Subang Smartpolitan, Pelabuhan Patimban, serta berbagai kawasan industri lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut akan terupgrade kondisi Subang dalam penggunaan jargas bagi Perusahaan-perusahaan tersebut, sehingga dengan catatan jangan sampai Perusahaan kedepannya menggunakan gas tapi Masyarakat Subang sendiri tidak menerima manfaatnya.

Keberadaan industri tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga Subang.

Turut mendampingi Wakil Bupati Subang dalam kunjungan tersebut, Asisten Daerah II Memet Hikmat, Kabag Perekonomian Setda Subang M. Khairil Syahdu Mukhtar, serta perwakilan TP2D Kabupaten Subang. (clue)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *