SUBANG – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, membuktikan komitmen politiknya dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di awal kepemimpinannya pada tahun 2025. Melalui semangat Subang Ngabret (Ngawangun Bareng Rakyat), jalan-jalan yang sebelumnya rusak parah kini mulai berubah mulus, dari perkotaan hingga desa-desa.
Kunci utama percepatan ini adalah peningkatan alokasi anggaran yang signifikan. Kang Rey, sapaan akrabnya, berhasil mendongkrak anggaran perbaikan jalan hingga lima kali lipat.
“Sebelumnya hanya Rp50 Miliar per tahun padahal kebutuhan Rp1,2 Triliun. Begitu saya dilantik saya buka APBD saya cek mana nu teu penting nu seremonial leungit. Akhirnya alhamdulillah di akhir 2025 nu tadina Rp50 Miliar jadi Rp250 Miliar untuk jalan hungkul,” ungkap Kang Rey saat menghadiri Jambore Posyandu Tingkat Kabupaten Subang 2025 (13/12/2025).
Target Realistis, Jalan Mulus 2027
Dengan alokasi anggaran yang baru, Pemkab Subang kini memiliki target perbaikan jalan yang sangat ambisius dan terukur. Bupati Reynaldy memaparkan bahwa dalam delapan bulan kepemimpinannya di akhir tahun 2025, perbaikan jalan sudah mencapai puluhan kilometer.
“Insyaallah di 2025 akhir jadi Bupati delapan bulan bisa meresan jalan 90 Kilometer. Tahun payun insyaallah 92 kilometer jalan dibenerkeun sehingga 2027 jalan di Kabupaten Subang laleucir (mulus),” tandasnya.
Target dua tahun berturut-turut dengan perbaikan lebih dari 90 kilometer jalan per tahun ini menunjukkan keseriusan Kang Rey dalam menyelesaikan masalah infrastruktur yang bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat.
Janji Pembangunan RSUD Pantura Tahun 2028
Di samping fokus pada infrastruktur jalan, Kang Rey juga menegaskan kembali janji pembangunan yang berkaitan dengan pelayanan publik di sektor kesehatan. Ia menyinggung pembangunan Rumah Sakit di wilayah Pantura Subang.
“Nu di Pantura doakeun abdi, 2028 abdi gaduh target RS di Pantura tos mulai pembangunan nya eta di Sukasari ameh nu di Patokbeusi Ciasem caket. Kapayuna orang Pantura lamun geuring teu kudu jauh-jauh ke Karawang, Indramayu, atau Subang,” tutupnya.

