Pengakuan Pelaku Penembakan Lansia di Bandung

Seorang pria berjaket ojek online menembak seorang lansia di Bandung.

BANDUNG – Seorang pedagang emas lansia di Sukajadi, Kota Bandung, menjadi korban tembakan setelah membeli emas palsu dari pria berjaket ojek online (ojol).

Pelaku berinisial HJ kini ditahan Polrestabes Bandung setelah warga berhasil menangkapnya di lokasi kejadian.

Selain itu, Polisi menjelaskan bahwa HJ datang ke Bandung bersama istrinya untuk berlibur beberapa hari.

Saat uang menipis, pelaku menawarkan emas palsu kepada korban, seorang pedagang lansia, dengan harga sekitar Rp5 juta. Setelah menerima uang, korban mengecek emas tersebut dan menyadari barang itu palsu.

Menyadari penipuan, korban mengejar pelaku hingga terjadi perselisihan. Dalam kondisi terdesak, HJ mengeluarkan airsoft gun dan menembakkan beberapa kali ke arah korban. Warga yang melihat langsung menahan HJ dan menyerahkan kepada polisi.

“Pelaku mengaku membawa airsoft gun sejak beberapa bulan lalu dengan alasan berjaga-jaga. Jaket ojek online yang dipakai juga bukan atribut resmi,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono

Polisi juga menegaskan bahwa HJ bukan pengemudi ojol. Jaket itu hanya berfungsi menyamarkan identitas selama berada di Bandung.

Polrestabes Bandung menetapkan HJ sebagai tersangka. Polisi menjeratnya dengan beberapa pasal: penipuan, penganiayaan, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata. Pelaku menghadapi ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Korban lansia menerima perawatan medis dan selamat dari luka tembakan. Polisi menekankan masyarakat harus tetap waspada dalam transaksi emas atau barang berharga lain, dan segera melaporkan penipuan atau kekerasan. (clue)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *