SUBANG — Suasana berbeda terasa di Aula Oman Syahroni, Kabupaten Subang, Rabu (11/3/2026). Puluhan rangkaian rempah dengan berbagai bentuk artistik menghiasi ruangan saat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang menggelar lomba merangkai rempah dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah.
Sebanyak 61 peserta dari berbagai instansi turut ambil bagian dalam lomba tersebut. Mereka terdiri dari 31 perwakilan DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 30 DWP kecamatan di Kabupaten Subang.
Mengusung tema “Rempah Subang: Harmoni Tradisi, Kreativitas, dan Inovasi dalam Seni”, kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi anggota DWP untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.
Ketua pelaksana lomba, Kustinah Dadang, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya untuk mengangkat kembali kekayaan rempah Nusantara yang selama ini menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia.
“Ini bukan sekadar lomba. Kami ingin menunjukkan bahwa rempah-rempah Nusantara juga bisa diolah menjadi karya seni yang kreatif sekaligus bernilai budaya,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari beragam bentuk rangkaian yang ditampilkan. Berbagai jenis rempah seperti kunyit, jahe, serai hingga cabai disusun menjadi dekorasi artistik yang memadukan unsur tradisi dan inovasi.
Ketua DWP Kabupaten Subang, Siti Nuraeni Nuroni, menilai kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menggali potensi anggota sekaligus memperkuat solidaritas di lingkungan organisasi.
“Melalui kegiatan seperti ini, anggota DWP tidak hanya berkreasi tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menghadirkan aktivitas yang produktif bagi organisasi,” katanya.
Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Subang, Ega Agustine Rosyadi, yang membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang mampu mengangkat nilai budaya sekaligus kreativitas perempuan.
Menurutnya, pemanfaatan rempah-rempah sebagai karya seni menjadi cara sederhana namun menarik untuk mengenalkan kembali kekayaan alam Indonesia kepada masyarakat.
“Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kreativitas perempuan sekaligus mengangkat kekayaan budaya lokal,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Kabupaten Subang berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Ramadan dapat terus mendorong lahirnya berbagai program kreatif yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat luas. (clue)

