Trotoar Depan CSB Dipagar, Pemkot Cirebon Ingin Kembalikan Hak Pejalan Kaki

CIREBON – Trotoar di depan CSB Mall, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, mulai dipasangi pagar sebagai bagian dari upaya penataan kawasan jalan protokol di Kota Cirebon. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang yang aman bagi pejalan kaki sekaligus menekan aktivitas yang selama ini kerap memanfaatkan area tersebut untuk berjualan maupun parkir kendaraan.

Pekerjaan pemagaran telah dimulai dan ditinjau langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo pada Rabu (3/6/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia menilai pemagaran menjadi salah satu langkah yang diperlukan untuk menjaga fungsi fasilitas publik di kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi itu.

Menurut Edo, selama ini trotoar di sekitar kawasan CSB kerap digunakan di luar peruntukannya, baik oleh pedagang kaki lima maupun kendaraan yang parkir di atas jalur pejalan kaki. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang berjalan kaki.

“Trotoar harus kembali menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Karena itu, perlu ada langkah yang bisa mencegah penyalahgunaan fungsi trotoar,” ujarnya.

Pemagaran akan dilakukan sepanjang sekitar 250 meter, mulai dari area pintu masuk parkir sepeda motor hingga akses menuju Sasana Budaya. Selain pemagaran, pengaturan akses keluar-masuk kendaraan di kawasan pusat perbelanjaan tersebut juga menjadi bagian dari penataan yang dilakukan.

Meski demikian, persoalan ketertiban lalu lintas di sekitar lokasi belum sepenuhnya selesai. Pemerintah Kota Cirebon masih menemukan kendaraan yang parkir di bahu jalan dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot berencana meningkatkan pengawasan melalui Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja. Penindakan terhadap pelanggaran parkir juga akan dilakukan apabila masih ditemukan kendaraan yang menghambat kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, Operation Manager CSB Mall, Dian Rusdiana, mengatakan proses pembangunan pagar ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Pihaknya menyebut pekerjaan dilakukan dengan konstruksi beton yang diperkuat angkur agar lebih kokoh dan tahan lama.

Setelah seluruh pekerjaan selesai, pagar akan dicat dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar. Menurut Dian, penataan tersebut diharapkan dapat membantu mengoptimalkan fungsi trotoar sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib bagi pengguna jalan.

Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo sendiri merupakan salah satu koridor utama di Kota Cirebon yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. Penataan trotoar di kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kenyamanan ruang publik dan mendukung mobilitas masyarakat. (clue)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *