Angin Kencang Ganggu Penyeberangan, Kapal Feri di Ketapang Sulit Bersandar

Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda kawasan Selat Bali dan berdampak langsung pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sejumlah kapal feri dilaporkan mengalami kendala saat hendak merapat ke dermaga.

Kondisi ini terjadi sejak pagi hari, dengan kecepatan angin mencapai sekitar 23 knot. Angka tersebut berada di atas batas aman untuk proses sandar kapal yang umumnya berkisar antara 15 hingga 20 knot.

Akibatnya, kapal membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan bongkar muat, bahkan bisa bertambah sekitar 10 hingga 15 menit dari biasanya. Meski begitu, layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih tetap berjalan untuk melayani arus balik Lebaran.

Pihak pelabuhan terus memantau kondisi cuaca secara berkala bersama BMKG. Evaluasi dilakukan setiap beberapa jam guna memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.

Jika kecepatan angin meningkat hingga mencapai 30 knot, penyeberangan berpotensi dihentikan sementara demi menghindari risiko yang lebih besar. Karena itu, pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas selama berada di area pelabuhan.

Sementara itu, data arus balik menunjukkan ratusan perjalanan kapal tetap beroperasi, meski jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. (clue)

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *