JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Endipat Wijaya meminta pemerintah meningkatkan kecepatan dalam menyampaikan informasi resmi mengenai penanganan bencana di Sumatra.
Ia menilai publik sering terpengaruh figur populer yang datang belakangan, tetapi tampil seolah memiliki kontribusi terbesar.
“Ada orang yang cuma datang sekali, seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara udah hadir dari awal” kata dia di Jakarta, dikutip Selasa (9/12/2025).
Politikus Gerindra tersebut menegaskan bahwa negara sudah bergerak sejak awal bencana. Namun, ia menilai persepsi publik kerap berubah karena sosok-sosok viral kerap membangun narasi baru setelah penanganan berlangsung.

Endipat juga menyinggung fenomena relawan yang menjadi sorotan karena keberhasilan mengumpulkan donasi dalam jumlah besar.
Sindirannya diarahkan pada influencer Ferry Irwandi, yang ramai dibahas setelah berhasil menghimpun Rp10,3 miliar hanya dalam satu hari. (clue)

