Jakarta – Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tidak asal angkat tenaga honorer baru. Menurutnya, semua harus mengikuti kebijakan pusat.
“Kami ingatkan semuanya supaya ikut kebijakan pusat. Tidak boleh ada pengangkatan baru untuk honorer. Semuanya ikut skema pusat,” tegas Bima usai menghadiri open house di rumah dinas Ketua MPR Ahmad Muzani, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025) mengutip kumparan.
Eks Wali Kota Bogor itu menekankan bahwa Kemendagri terus berkoordinasi dengan KemenPANRB untuk memastikan kebijakan ini berjalan tanpa hambatan.
“Kemendagri terus berkoordinasi dengan KemenpanRB untuk menyamakan timelinenya. Tenggat waktunya. Supaya disosialisasi dengan baik,” kata Bima.
Isu tenaga honorer memang jadi perhatian serius. Mendagri Tito Karnavian bahkan sempat menyoroti jumlahnya yang kian membengkak.
“Kalau administrasi biasanya titipan, titipan pejabat, atau timses bupati, wali kota dijadikan tenaga honorer. Jumlahnya makin banyak, jumlahnya 2 juta kalau enggak salah,” pungkasnya.(clue)
Baca juga : https://cluetoday.com/terseret-isu-perselingkuhan-klarifikasi-ridwan-kamil-justru-tambah-bingung-netizen/
Follow kami : http://Www.instagram.com/cluetoday_