Kapal Wisata Terbalik di Labuan Bajo, Pelatih Valencia dan Tiga Anak Jadi Korban Jiwa

Sumber Foto: detikjabar

LABUAN BAJO — Tragedi laut menimpa keluarga Fernando Martín Carreras di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Fernando Martín Carreras, pelatih Valencia CF Femenino B, berlibur bersama istri dan empat anak di Labuan Bajo.

Kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah tenggelam saat berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar.

Kapal mati mesin lalu dihantam gelombang tinggi, membuat kapal cepat terbalik dan menenggelamkan beberapa penumpang.

Tiga anak Fernando Martín Carreras, usia 9, 10, dan 12 tahun, meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Istri korban, Andrea Ortuno, dan putri mereka yang berusia 7 tahun berhasil selamat dari insiden.

Tim SAR gabungan mencari korban dengan bantuan TNI AL dan nelayan setempat meski kondisi cuaca buruk.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan operasi pencarian tetap berlangsung hingga malam hari.

“Tim kami terus mencari korban meski arus kuat dan gelombang masih tinggi,” ujar Fathur

Valencia CF menyampaikan duka mendalam atas kematian Fernando Martín dan ketiga anaknya.

Klub menyebut Fernando Martín sebagai sosok berdedikasi tinggi dalam pengembangan sepak bola wanita.

Tragedi ini menegaskan pentingnya pengawasan keselamatan kapal wisata di Labuan Bajo.

Pemerintah daerah berjanji memperketat standar operasional kapal demi mencegah insiden serupa.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *