Ketua TP PKK Subang Ega Anjani Pastikan Bayi Terlantar di Pusakanagara Terima Perawatan Terbaik

SUBANG – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, menunjukkan respons cepat dan kepedulian mendalam terhadap kasus penemuan bayi laki-laki yang terlantar di area persawahan Pusakanagara. Pada Selasa (2/12/2025), Ega Anjani langsung mengunjungi RSUD Subang untuk melihat kondisi bayi yang kini dirawat intensif di Ruang Perinatologi (Ruang Cempaka).

Kunjungan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Daerah, melalui TP PKK, untuk memberikan perhatian khusus kepada bayi dan anak yang rentan atau tidak mendapatkan perlindungan keluarga.

Jaminan Perawatan dan Pemberian Nama “GEMA”

Dalam kunjungan tersebut, Ega Anjani didampingi oleh Ketua DWP Kabupaten Subang dan disambut langsung oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Subang, dr. Douven Rini Damayanti. Pihak RSUD Subang menegaskan komitmen mereka untuk memberikan perawatan terbaik dan pemantauan kesehatan berkelanjutan sesuai standar pelayanan.

Dalam momen yang penuh empati tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Subang tidak hanya memastikan kebutuhan dasar bayi terpenuhi, tetapi juga memberikan identitas pertamanya.

“Dalam momen penuh empati itu, Ketua TP PKK Kabupaten Subang juga memberikan nama untuk sang bayi, yaitu ‘GEMA,’ yang memiliki arti ‘orang besar dan hebat’,” demikian keterangan resmi.

Pemberian nama GEMA melambangkan harapan besar bagi masa depan bayi malang tersebut, sekaligus menegaskan bahwa ia kini berada dalam perlindungan Pemda.

Kolaborasi Kuat untuk Perlindungan Anak

Ega Anjani Reynaldy menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pelayanan RSUD Subang atas respons cepat dan perhatian maksimal yang diberikan. Ia menekankan bahwa kasus ini menjadi ujian sekaligus bukti komitmen Pemda Subang dalam pelayanan sosial.

Ega Anjani Reynaldy menegaskan kembali komitmen Pemerintah Daerah untuk terus memberikan perlindungan bagi bayi dan anak, terutama mereka yang berisiko.

“Pelayanan RSUD Subang menjadi bukti kolaborasi kuat antara Pemerintah Daerah, RSUD Subang, dan berbagai pihak dalam memberikan perlindungan serta layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, bayi laki-laki tersebut ditemukan terbungkus plastik merah di area persawahan Dusun Ciawitali, Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, pada Minggu (30/11/2025) sore. Berkat penemuan oleh dua remaja, Syahril Jakaria dan Raesa, bayi tersebut berhasil diselamatkan dan kini berada dalam perawatan intensif.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *