SUBANG-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang konsen melakukan pembinaan pengurus MUI kecamatan. Pembinaan pengurus digelar sejak November-Desember 2025.
Peserta MUI kecamatan mendapatkan pembekalan materi organisasi, tata kelola administrasi, hukum, kewirausahaan, pencegahan aliran sesat dan arah kebijakan pemerintah daerah.
Pelaksanaan digelar di lima wilayah Kabupaten Subang yang melibatkan peserta dari 30 MUI kecamatan.
Ketua MUI Kabupaten Subang KH Abdul Manaf mengungkapkan, melalui pembekalan tersebut harapannya pengurus kecamatan bisa lebih profesional dalam menjalankan amanah pengurus MUI Kecamatan.
“Pengurus MUI kecamatan tentu akan menjadi referensi masyarakat dalam persoalan keagamaan maupun kemasyarakatan. Melalui pembekalan juga diharapkan pengurus lebih profesional menjalankan tata kelola organisasi MUI,” tandasnya.
Pembekalan tersebut, lanjutnya, akan dilaksanakan secara rutin. Ia pun berterimakasih atas partisipasi dan respons positif dari para peserta.
Dewan Pertimbangan MUI, sekaligus Asda 3 Dadang Kurnianudin mengatakan, materi pembinaan pengurus tidak hanya tentang organisasi dan kegamaan. Tapi masuk juga materi tentang kebijakan pemerintah.
“Pengurus MUI tentu sering bersinggungan dengan masyarakat. Mereka yang merasakan dampak dari kebijakan pemerintah. Diharapkan pengurus MUI paham tentang pemerintahan hari ini dan bisa menjelaskan kepada masyarakat,” ujar Dadang.
Dalam rangkaian pelatihan, Dadang menjelaskan progres pembangunan dan industrialisasi Subang. Selain itu, dampak efesiensi dan komitmen pembangunan infrastruktur dijelaskan kepada para pengurus.
“Meskipun anggaran diefisiensikan, tapi Pak Bupati fokus untuk pembangun infrastruktur jalan dan penerangannya. Target di tahun 2027 sudah tuntas,” pungkasnya.(clue)

