MALANG — Pemerintah Kota Cirebon memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem perpajakan.
Upaya tersebut terwujud lewat kerja sama teknis dengan Pemerintah Kota Malang yang memiliki sistem pajak berbasis teknologi informasi.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon, Mastara, dan jajaran melakukan kunjungan kerja ke Balai Kota Malang, Jumat (19/12/2025).
Agenda utama kunjungan itu membahas replikasi dua aplikasi unggulan milik Pemkot Malang, yakni Aplikasi Online Restoran dan Subyek Pajak Daerah Lainnya (Persada) serta Virtual System of Payment (Vesop).
Kerja sama ini menjadi tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama (KSB) antar-pemerintah daerah terkait penyelenggaraan urusan pemerintahan.
Fokus kolaborasi mengarah pada penguatan tata kelola pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi.
Melalui adopsi Persada dan Vesop, Pemkot Cirebon menargetkan sinkronisasi data pajak yang lebih akurat serta peningkatan efisiensi pemungutan pajak daerah.
Kolaborasi Cirebon–Malang Dorong Digitalisasi Pajak Daerah

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut langsung kedatangan rombongan dari Kota Cirebon. Ia menilai kerja sama antardaerah menjadi kunci menghadapi tantangan pemerintahan modern, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kota Cirebon yang dipimpin langsung oleh Pak Wali Kota atas kunjungannya ke Malang. Ini adalah bentuk nyata kerja sama antardaerah yang produktif. Hari ini kita fokus pada kerja sama terkait pendapatan melalui sharing sistem dengan BPKPD Kota Cirebon. Namun, kami pun akan belajar juga dari Cirebon. Ke depan, akan ada kerja sama di bidang lain sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini,” ujar Wahyu.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan apresiasi atas terbukanya kolaborasi teknis tersebut. Ia menilai replikasi Persada dan Vesop mampu mendorong modernisasi administrasi perpajakan sekaligus menekan potensi kebocoran pendapatan daerah.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Cirebon telah menandatangani MoU terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Melalui replikasi sistem Persada dan Vesop ini, kita mendapatkan transfer ilmu yang sangat berharga untuk langsung diaplikasikan di Kota Cirebon. Kami optimis inovasi ini akan membawa manfaat besar bagi pembangunan kota dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” tuturnya.
Pemkot Cirebon berharap implementasi sistem tersebut memperkuat pemantauan pajak restoran dan subjek pajak lainnya secara real time, sehingga target PAD Kota Cirebon dapat tercapai secara optimal.
“Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus melakukan transformasi digital di segala lini guna menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani,” pungkasnya. (clue)

