SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang mendorong masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan mandiri dan produktif melalui Pelatihan Manajemen Masjid.
Kegiatan berlangsung di Aula Wisma Haji, Jl. Arief Rachman Hakim, Senin (22/12/2025), dengan tema “Ngabret Menuju Kemandirian Dalam Pengelolaan Manajemen Masjid Yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” Ujarnya.
Sebanyak 150 peserta hadir mewakili pengurus masjid dari seluruh desa dan kelurahan.
Pelatihan ini digelar untuk memperkuat kapasitas pengurus masjid agar mampu mengelola masjid secara profesional dan berdaya guna. Ustaz Ade juga menjelaskan tujuan kegiatan tersebut.
“Tujuannya adalah untuk memakmurkan masjid. Kenapa kita harus memakmurkan masjid? Karena masjid itu melayani jemaah yang banyak banget di Kabupaten Subang, ya. Kegiatan ini dilakukan untuk memakmurkan jumlah masjid di kabupaten yang melebihi 1.000 masjid,” Ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah melalui Kesra Subang mendukung penuh pelatihan ini agar pengurus masjid memiliki bekal dan motivasi dalam pengelolaan masjid.
“Untuk kegiatan ini, alhamdulillah Pemerintah Daerah melalui Kesra-nya hari ini memfasilitasi kita untuk kegiatan pelatihan, ya. Ini adalah terselenggara atas bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang,” Ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang sinergi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Subang dengan pengurus masjid tingkat desa dan kelurahan, sekaligus penandatanganan MoU dengan Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang untuk mendukung pengelolaan masjid modern.
Sekda Kabupaten Subang, Asep Nuroni, menekankan masjid memiliki peran lebih dari sekadar tempat ibadah, menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan sosial masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan suasana masjid yang nyaman, aman, dan ramah anak agar generasi muda merasa dekat dengan masjid.
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, berharap setiap masjid menyediakan TRS Water, produk unggulan AMDK daerah, agar keuntungan kembali ke pendapatan asli daerah. (clue)

