HUT Ke-77 Subang, Ketua PPP Subang Dorong Pemda Prioritaskan Pembangunan Sektor Dasar

(Memakai Topi) Ketua DPC PPP Subang, Oom Abdurrahman. Foto: Cluetoday

SUBANG – Tepat 5 April 1948, menjadi tanggal kelahiran Kabupaten Subang. Kali ini, memasuki usia ke-77 Kabupaten Subang, berbagai harapan dan dorongan perubahan muncul dari berbagai tokoh. 

Salah satunya datang dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Subang, Oom Abdurrahman, yang menyoroti pentingnya pembenahan di berbagai sektor mendasar.

Menurut Oom, HUT ke-77 Subang seharusnya menjadi momentum evaluasi dan refleksi terhadap pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa saat ini prioritas pemerintah daerah sebaiknya difokuskan pada empat sektor utama, yaitu infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pelestarian lingkungan dan ekosistem.

“Empat hal itu yang sekarang menjadi kebutuhan kebanyakan masyarakat Subang. Kita sering dengar keluhan soal jalan rusak, sekolah yang belum merata kualitasnya, layanan kesehatan yang masih jauh, dan lingkungan yang mulai tergerus,” kata Oom saat dihubungi, Sabtu (5/4/2025).

Ia menilai pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan menjadi sangat krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi warga, terutama di wilayah-wilayah pedesaan. 

Selain itu, peningkatan mutu pendidikan akan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Subang.

“Kalau pendidikan dan kesehatan tidak dibenahi, maka akan jadi beban di masa depan. Anak-anak kita harus mendapatkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas, begitu pula layanan kesehatan yang terjangkau,” ujarnya.

Tak kalah penting, kata Oom, pemerintah daerah juga harus serius menjaga lingkungan dan ekosistem. Hal ini mencakup pengelolaan sampah, pelestarian daerah aliran sungai, hingga penataan ruang terbuka hijau.

Selain sektor pelayanan publik, Oom juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam birokrasi. Ia mendorong adanya penataan birokrasi yang lebih efektif, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Penataan birokrasi itu penting supaya fungsi-fungsi pelayanan di masyarakat bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai masyarakat dirugikan hanya karena sistem birokrasi yang lamban atau berbelit,” katanya.

Oom berharap, ke depan, Subang bisa tumbuh sebagai kabupaten yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan keadilan sosial bagi seluruh warganya. 

“Kita harus bangun bersama, mulai dari niat baik dan kebijakan yang berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *